February 13, 2008

Fenomena Angka 13

Posted in angka 13 tagged , , , , , , , at 1:13 pm by be13een

Konon, salah satu karakteristik masyarakat modern adalah tidak percaya takhyul. Anggapan sok-modern semacam itu tidak selalu benar, karena dalam sebuah artikel ilmiah di Smithsonian Magazine, Februari 1987, berjudul Triskaidekaphobia (ketakutan terhadap angka 13), psiko-sosiolog Paul Hoffman melaporkan hasil risetnya bahwa akibat phobia dengan nama ruwet itu, setiap tahun Amerika Serikat dirugikan minimal satu biliun dolar AS akibat absenteisme, pembatalan perjalanan darat, udara, dan laut, sambil memerosotkan kinerja ekonomi, industri, dan bisnis pada setiap tanggal 13 setiap bulan, apalagi bila kebetulan jatuh pada hari Friday!

Tidak heran, film Friday the 13th begitu laris dikonsumsi di Amerika Serikat, sampai diproduksi serial beruntun! Beberapa insan paling mahakaya-raya, seperti Kaisar Napoleon Bonaparte, Paul Getty, sampai pun Presiden AS, seperti Franklin Delano Roosevelt, selalu tegas menolak hadir dalam acara resmi yang dihadiri tiga belas orang. Ada sebuah cerita ketika suatu hari saat sedang mengundang makan malam, Roosevelt begitu panik melihat jumlah tamu yang hadir ternyata 13 orang! Apa yang terjadi kemudian? Ia langsung menyuruh ajudannya untuk menjemput ”paksa” sekretaris pribadinya secara mendadak.

Walau berkebudayaan tinggi, nyatanya dunia Barat masih dijangkiti triskaidekaphobia. Tak ada angka 13 pada bangunan, jalan, nomor induk karyawan, absensi, mobil dan seterusnya. Selain sial, horor dan kematian juga acap dibaurkan dengan angka misterius itu. Psikolog Jerman, Friedrich Wilhelm Weber (1813-1894), menulis epos beken tentang pohon kehidupan ”Dreizehnlinden” dan ungkapan Jetzt schägt’s Dreizehn.
Ada yang menarik soal keterkaitan angka 13 dengan mata uang Amerika Serikat (AS $)! Jika kita teliti selembar uang kertas satu dolar AS, ternyata di bagian belakang tampil piramid dengan 13 jenjang. Semboyan di atasnya berbunyi annuit coeptis yang terdiri dari 13 huruf. Di pita tergigit paruh burung elang tertulis E pluribus unum, juga terdiri dari 13 huruf. Di atas kepala sang elang bersinar 13 bintang, di perisai terlukis 13 garis, cakar kiri mencengkeram 13 anak panah, sementara di cakar kanan sebuah batang dengan 13 daun zaitun, perlambang bahwa pada masa berdirinya, semula Amerika Serikat memang terdiri dari hanya 13 negara bagian.

Meskipun nilainya mungkin sering naik-turun, namun tidak disangkal bahwa AS $ – serba 13 itu – sampai kini tidak dapat dianggap berkarier sial, malah telah diakui sebagai mata uang paling suprematif di dalam sistem moneter dunia.
Sang Mega Star komponis Jerman, Richard Wagner juga senantiasa dirundung angka 13! Jumlah huruf nama Richard Wagner sendiri sudah 13, dilahirkan pada tahun 1813, yang apabila keempat angkanya dijumlah juga menjadi 13. Penampilan perdana Wagner di depan publik terjadi pada tahun 1831, yang apabila segenap angkanya dijumlahkan, lagi-lagi menjadi 13. Salah satu opera akbarnya, Tannhaeusser, dirampungkan 13 april 1845, lalu dipergelarperdanakan di Paris tanggal 13 Maret 1861 (1 x 8 + 6 – 1 = 13)! Tanggal 13 Agustus 1876 (7 + 6 = 13), pertama kali Wagner mulai mempergelarkan mega-siklus Ring of the Nibelungen. Wagner sempat diangkat menjadi direktur Teater Riga yang resmi dibuka pada tanggal 13 September. Opera mahakarya Wagner seluruhnya berjumlah 13. Karena alasan politis, Wagner meninggalkan tanah airnya selama 13 tahun, dan meninggal dunia tepat pada tanggal 13 Februari 1883, yang kebetulan merupakan tahun ke-13 berdirinya Federasi Jerman baru! Kendati demikian, tidak bisa dikatakan bahwa semasa hidup Richard Wagner, yang kini dijunjung tinggi sejajar dengan Bach, Bethoven, atau Brahms, senantiasa dirundung sial belaka.

Dalam dunia olahragapun angka 13 mendapat tanggapan yang bermacam-macam. Kehancuran Jerman pada Piala Eropa 2004 di Portugal ada korelasinya dengan angka 13, nomor yang sebenarnya disukai Gerd Mueller hingga Michael Ballack. Kesialan dimulai ketika rombongan tim mendapati kamar-kamarnya berada di lantai 13 Hotel Corinthia Alfa, yang juga ditempati kontingen Bulgaria. Boleh percaya boleh tidak, akhirnya kedua tim itu tersingkir dini dari kejuaraan!

Mistis 13 sebagai angka sial amat mudah terbawa-bawa ke sepak bola. Tapi di Inggris, ketabuan itu kini pecah oleh banyaknya kiper yang berani memakai nomor 13. Tidak jelas, apakah kelak Arsenal juga bernasib buruk karena saat ini telah 13 kali menggenggam gelar juara Inggris? Sebagaimana inter yang tenggelam selama hampir 2 windu setelah berhasil menjadi scudeto untuk yang ke-13 kalinya pada tahun 1989/ 1990.
Dan di Italia, di mana seorang Leonardo Fibonacci tak sengaja menemukannya sebagai bilangan prima paling aneh, 13 amat ditakuti, ditabukan bahkan untuk dipasang sebagai nomor lotre nasional!

Demi membasmi takhyul bahwa angka 13 adalah angka sial, pada tahun 1884, sekelompok warga Kota New York nekat mendirikan The Thirteen Club! Mereka sengaja menyelenggarakan pertemuan rutin pada tanggal 13 setiap bulan yang dimulai tepat pada pukul 13.13 di suatu gedung pertemuan bernomor 13, dihadiri 13 insan (atau apabila lebih harus tepat berjumlah kelipatan 13), dengan iuran per anggota AS $ 13 setiap bulan.
Mereka ingin membuktikan bahwa segenap anggota klab 13 itu sama sehat, sama makmur, sama selamat, sama beruntung, dan sama panjang-usia dengan anggota klab mana pun.

Dalam Islam (karena kebetulan saya adalah muslim) tidak ada ajaran untuk mendiskreditkan angka manapun sebagai angka sial, termasuk salah satunya angka 13. Bahkan banyak hal-hal menarik yang terkait dengan angka 13 dalam Al-Qur’an. Salah satu contoh adalah surat Ar-Rahman, di mana ayat 13 dalam surat ar-Rahman tersebut di-ulang-ulang hingga sebanyak 31x.
13 itu = 1+3 = 4 yg berarti
1. Syariat
2. Tarekat
3. Hakekat
4. Makrifat
Dalam Al-Quran anjuran untuk sholat Tahajjud terus diulang sebanyak 13x dlm berbagai surat dan ayat. Demikian juga huruf Laam yang telah digunakan sebanyak 13 kali sebagai huruf Muqattaat (awal surat). Setiap kali huruf Laam muncul sebagai huruf Muqattaat maka pasti selalu di-dahului oleh huruf Alif. Huruf Laam telah digunakan didalam berbagai kombinasi (13 x) sbb :
1. Alif Laam Meem S-2 -Al Baqarah
2. Alif Laam Ra S-3 -Al Imran
3. Alif Laam Meem Sad S-7 -Al Aaraf
4. Alif Laam Ra S-10 -Yunus
5. S-11 Hud
6. S-12 Yusuf
7. Alif Laam Meem Ra S-13 Ar Raad
8. S-14 Ibrahim
9. S-15 Al Hijr
10. S-29 Al Ankabut
11. S-30 Ar Rum
12. S-31 Luqman
13. S-32 AS Sajdah

Sejak huruf Alif selalu mendahului huruf Laam, maka kunci-nya adalah Alif dan Laam, dimana jumlah Nilai Numerikal dari kedua huruf tersebut adalah
Alif + Laam = 1 + 30 = 31. :
Kedua huruf ini ( Alif dan Laam ) telah 13 kali muncul sebagai huruf Muqattaat. Angka 13 disini merupakan MIRROR (bayangan-kebalikan) dari jumlah Nilai Numerikal dari huruf Alif dan Laam yaitu 31.
Dan untuk gampang-nya aja, huruf Alif dan Laam telah digunakan sebagai huruf Muqattaat di-dua surat yaitu Surat no.13 dan Surat no.31.
Surat 13 nama-nya Surat Ar Ra’du ( Petir) dan Surat 31 nama-nya Surat Luqman. Hal yang menarik dari kedua Surat ini ialah
Surat 13 mempunyai 43 Ayat sedang-kan Surat 31 mempunyai 34 Ayat.
Dan masih banyak lagi hal-hal menarik yang terkait dengan angka 13 atau angka-angka lainnya dalam al-Qur’an.

Berkaitan dengan kehidupan saya, angka 13 banyak sekali mempengaruhi atau malah selalu meliputi saya. Beberapa contoh adalah: saya lahir tanggal 13 bulan april (13/4). 4 merupakan penjumlahan dari 1+3. Suatu hari iseng-iseng saya coba tanya pada orang tua jam berapa saya lahir, dan mereka menjawab jam 1 siang. Itu kan berarti jam 13..???
Kemudian nama saya yang panjang itu ternyata merupakan kelipatan dari angka 13 coba saja hitung sendiri : SETYA BHAWONO BUDHI HANDARIES

Dan ketika menikah pun angka 13 tidak pernah lepas dari saya
Saya menikah dengan seorang wanita yang juga lahir pada tanggal 13 hanya bulannya saja mei, tapi kalau kita urutkan, tetap saja akan terkait dengan angka 13.
Tanggal lahir saya adalah 13 bulan 4 dan istri 13 bulan 5 kalau di gabungkan = 1+3+4+5 = 13. Kami berkenalan pertama kali pada tanggal 13 mei 2006, kemudian 13 bulan kemudian, yaitu bulan Juli 2007 kami bertunangan. Tanggal lamaran adalah tanggal 10 Juli dan tanggal pernikahan adalah 3 November. 10 + 3 = 13. Dan yang lebih mengejutkan kami adalah ibunda kami berdua ternyata adalah sama-sama anak ke= 13. dalam kaluarganya masing-masing

Tetangga dan keluarga banyak yang kaget dengan kesamaan ini, bahkan dari mereka banyak juga yang mendoakan agar kami dikaruniai 13 orang anak….. Waduuuuh.
Saat ini istri saya sedang mengandung 4 bulan, dalam hitungan dokter, bayi kami akan lahir sekitar tanggal 13 Agustus (mudah-mudahan sehat dan sempurna)
Tapi walaupun angka 13 selalu meliputi saya dan juga istri saya, kami selalu menjadikan angka tersebut sebagai our best and lucky number.
Kami bahkan punya rencana gila untuk membuat sebuah perkumpulan bagi mereka yang lahir atau merasa selalu diliputi dengan angka keramat ini.
So….kalau anda setuju…..mari kita bangun bersama….

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.